Setelah Fenomena nyang nggak ada sangkut-pautnya amak dunia ini. Kembali saya menemukan penomena nyang terbaru “Fenomena pindah rumah”. Keknya mangsih anget-anget tahi ayam, lha wong baru beberapa hari belakangan di adakan loncing gede-gedean dengan menggelar upacara selamatan dengan bubur warna-warni sebakul, urapan godong telo, kopi pait sedandang dan kembang setaman. Tak lupa ucapan selamat dari para tetangga dengan loncing perdana pindahan rumah yang baru.
Dari loncing satu ke loncing lainnya sama-sama mengenalkan “rumah barunya” sambil para tamu disuguhkan hidangan menarik nyang mungkin belon bisa ditemui di kontrakan yang lawas. Para pemilik rumah baru ini juga sedikit jelas menelanjangi diri kenapa mereka melepaskan kontrakannya dan beralih ke rumah yang baru. Tentunya dengan telanjangan sedetailnya hingga para tamu mafhum kenapa sang pemilik berpoligami ke lain hati yang mungkin lebih menarik dandanannya dari pada yang lawas.
Mungkin saja mereka sudah muak dengan kontrakan yang gratisan itu sehingga memilih untuk membangun rumah baru. Tentunya rumah baru dengan hasil dari jerih payah sendiri bisa dikatakan afdol dan lebih prestis kelihatannya. Apapun masngalahnya, yang jelas semoga saja dengan rumah pribadinya yang baru itu, mereka semua bisa lebih intens lagi mengurus rumahnya tersebut dan memberikan pernak-pernik yang menarik lagi.
Selanjutnya marilah kita berkenalan dengan semua pemilik rumah baru tersebut:
Biker kita ini yang bersemangat mensosialisasikan safety riding tiba-tiba saja kepincut buat bikin rumah baru. Menghilang selama setahun dengan jejak yang sulit dimengerti dia meninggalkan begitu saja kontrakannya. Walaupun begitu ia tetap saja bersilaturahmi kerumah-rumah tetangganya. Kontrakan di jalan http://caplang.wordpress.com ini walaupun ditinggalkan pemiliknya namun masih saja ramai oleh para tetangga yang ingin tahu kemana gerangan pemlik kontrakan tersebut. Rasa penasaran itupun menghilang begitu saja dengan kabar yang mengejutkan kalau pemilik kontrakan itu pindah rumah dijalan caplang.net.
Pak guru kita ini punya istri dua kontrakan dan rumah. Beliau mengaku sulit membagi jatah lahir batin pada kedua istrinya antara kontrakan dan rumahnya. Beliau membagi perabotan yang berisi pernak-pernik yang tak lepas dari profesinya itu, antara istri rumah dan selingkuhan kontrakanya. Kontrakan Istri yang beralamat sawali.wordpress.com dan selingkuhan rumah yang beralamat di http://sawali.info
Kalok brader dari jukja ini katanya lagi hilang kesabarannya, nggak tahu penyebabnya, mungkin mikirin hutangnya skripsinya yang nggak kelar-kelar
moga ajah cepet kelar ya brader
baru sekedar wacana apakah dia mao pindah kontrakan atawa tidak. Yang jelas dia mangsih punya dua kontrakan dan sekarang lagi ngejar target skripsi. Sukses selalu.
Welah…apa kontrakan kita yang gratis ini udah kumuh atawa sudah bangkotan sehingga tidak semenarik saat pertama kita merengek-rengek keperawanannya?
Hayo siapa lagi nyang mau pindah rumah……………..?????






lhaaa kalo saya karena dapet hibah domain+hosting gratis setahun
maklum selebKomentar oleh antobilang — Januari 6, 2008 @ 4:14 pm
Selamat Menempati rumah baru
Komentar oleh Muhammad Zulfikar — Januari 6, 2008 @ 4:20 pm
Tenang.. saya belom pindah kok!
Komentar oleh takochan — Januari 6, 2008 @ 5:00 pm
walah, kalo aku alasannya ndak itu mas abee. saya ndak muak kok dng rumah lamaku, suer. saya masih seneng dng rumah saya yang lama dan ndak akan saya tutup. pintu masih saya buka lebar2 buat para tamu nyang pingin sliaturahmi. cuman yang di rumah baruku itu ada “pundi2″ berharga nyang ndak boleh saya taruh di rumah lama, terutama file unduhan berkapasitas gedhe yang takutnya kena ancaman TOS-nya Mr Matt. saya ndak mau ambil resiko karena rumah lamaku mungkin *halah* juga masih dibutuhkan temen2 sejawat guru utk singgah. aku juga kepingin intens nunggu “pundi2″-ku yang kusimpan di rumah nyang baru. getuh ceritanya. *halah*
Komentar oleh Sawali Tuhusetya — Januari 6, 2008 @ 5:21 pm
saya juga gara2 menang porkas untuk kesempatan selama 6 bulan, gyehehehehe
Komentar oleh Dekisugi — Januari 6, 2008 @ 5:33 pm
@ antobilang






apa ndak ada rencana pindah rumah brader?
@ muhammad zulfikar
kasih selamat buat mereka semua
@ takochan
jangan pindah ke lain hati ajah ya sayang…
@ sawali tuhusetya
oww….gitu yaks, pak guru
moga ajah kedua istrinya dipelihara dengan baik
@ Dekisugi
weleh…nggak bagi-bagi bro…
ya..seenggaknya bikinin domain+hosting buat aku
gyahahahahahah
tersangka udah pada kumpul
tinggal nunggu brader caplang
Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 6, 2008 @ 7:08 pm
Caplang lagi kopdar…
Mungkin besok baru dateng ksini…
Komentar oleh Praditya — Januari 6, 2008 @ 7:26 pm
Saya juga mau pindah ntar… *nyari hosting dan domain murah*
Komentar oleh rozenesia — Januari 6, 2008 @ 8:51 pm
saya juga trisam, dengan arul.web.id dan asruldinazis.wordpress.com, tapi saya masih tetap menggunakan rumah satu tempat tidur lagi. wekekek…
arul.web.id itu saya direct ke asruldinazis.wp.com
secara blog di wpku itu serasa sudah menjadi trendmark buat saya, walau nama domain panjang dan mungkin sulit buat beberapa orang. tapi ndak apa2 lah
yah wajar pindah rumah, tapi kesanggupan untuk intens ngeblog itu yg saya masih ragu.
akhirnya kenapa tetap di blog gratisan, supaya suatu saat, semisal setahun ngak ngeblog, masih bisa kembali lagi untuk mosting, kalo pake domain berbayar waduh udah hangus duluan
Komentar oleh aRuL — Januari 6, 2008 @ 10:03 pm
@ Praditya
lha….lagi kokdar tho?
@ rozenesia
lha terus WP mao dikemanain?
@ arul
semoga saja dengan pindah rumah malah makin intens
keknya brader arul harusnya jadi tersangka jugax kali yaks…
Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 6, 2008 @ 10:25 pm
Tetep WP… WP.org~
Engine WP~
Ntar deh, kayaknya beberapa bulan lagi…
Komentar oleh rozenesia — Januari 6, 2008 @ 11:11 pm
pindah-pindah.. aku mo pindah ke lain hati aja
Komentar oleh almascatie — Januari 6, 2008 @ 11:21 pm
wooohh, pada hostingan semuah…
Komentar oleh nieznaniez — Januari 6, 2008 @ 11:46 pm
@ rozenesia

teuteup setia dyeh…
*nunggu*
@ almascatie
pelabuhan hati yang mana, bang?
@ nieznaniez
hayah jangan2 nies jugax mao ikut2an
Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 7, 2008 @ 12:06 am
lha kowe, kapan pindahan?
Komentar oleh chiw — Januari 7, 2008 @ 7:34 am
saya juga barusan pindah
*promosi*
Komentar oleh PeTeeR — Januari 7, 2008 @ 11:53 am
@ chiw

hhhhhhhhhhmmmmmmmmmm belon punya duit
@ peteer
masak?
*langsung ke TKP*
Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 8, 2008 @ 7:44 am
Saya juga barusan pindah rumah. Tapi tidak berharap dapat liputan spt yg ada di sini
Komentar oleh Guntar — Januari 8, 2008 @ 10:20 pm
welgedewelbeh
nah tuh …. benbego kok nggak keliput? …. tebang pilih nih tebang pilih … he he he, btw ngai nggak akan pindah kok. Rumah gratisan (bukan kontrakan) emang lebih bersahaja, seraya punya rumah di kampung-kampung yang tetangganya rame. Bikin ati marem dan tetep menjadi dan bergaul dengan rakyat banyak.
Kalau mulut sih lebih mengibaratkan yang bikin alamat baru tuh sebagai mendirikan kios/toko ataupun ingin masang showroom. Biasanya ada harapan yang nggak bisa dipenuhi oleh rumah di kampung WP.com. Semoga saja meski sudah punya alamat baru, mereka masih sudi memelihara rumah di kampung halamannya.
Komentar oleh mulut — Januari 9, 2008 @ 5:56 am
@ guntar

lha….saya ini wartawan katrok jadi nggak tahu kalok situ jugax udah pindah rumah….
@ mulut
welah….gini, bro…saking banyaknya jadi aku cuman ngambil 3 contoh doank
dan ini fenomena secara umum yang diatas cuman contoh
iya semoga saja mereka makin intens mengelola rumah barunya tersebut
Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 9, 2008 @ 8:30 am
abeeayang.com Available
abeeayang.net Available
abeeayang.org Available
abeeayang.info Available
Komentar oleh Luthfi — Januari 9, 2008 @ 2:53 pm
@ luthfi
bisa ajah, bro lutpi ini
kalok bro lutpi mao bikinin ya….ikhlas saya
suer dyeh…ikhlas saya….
Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 9, 2008 @ 5:04 pm
saya ndak mau pindahan. nggak mau keluar duit..
Komentar oleh cK — Januari 9, 2008 @ 5:27 pm
@ cK
emang asyik nyang gretongan, bow…
Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 9, 2008 @ 7:51 pm
Sepertinya rumah sederhana ini masih cukup memenuhi nafsu saya.
Komentar oleh danalingga — Januari 15, 2008 @ 10:38 pm
@ danalingga
iya jugax ya bang…
*padahal aku belon bisa bikin domain ndiri*
Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 16, 2008 @ 2:35 pm
Pindah? susah ngangkutnya…
Komentar oleh bodrox — Januari 27, 2008 @ 8:29 am
@ bodrok
cari carteran donk…
Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 27, 2008 @ 11:49 am