abeeayang™

Februari 28, 2008

Orang Pintar Vs Orang Bodoh

Diarsipkan di bawah: iseng — by jenderal abee @ 2:04 pm

1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.

5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH) oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap bual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada diatas.

7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu di dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, alhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.

8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang pintar meratap-ratap” kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu ntuk bersenang-senang dengan keluarganya.

10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

11. Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group). Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

Jadi, mending jadi orang pinter atau orang bodoh??
 

 

*) sumber dari sini 

& Komentar »

  1. Yah, asal bukan orang utan aja lah…
    :mrgreen:

    Komentar oleh Nazieb — Februari 28, 2008 @ 2:32 pm

  2. Sayah manusia bodoh sahaja… *nyanyi lagu ADA band*

    Komentar oleh Effendi — Februari 28, 2008 @ 2:39 pm

  3. kalo Ndutz jd orang imut ajah de… ;;)

    Komentar oleh AngelNdutz — Februari 28, 2008 @ 3:12 pm

  4. wah..sepertinya penyebutan orang pintar dan orang bodoh salah kaprah nih.. :mrgreen:

    Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group). Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh

    Mereka ini sama sekali bukan orang bodoh. Mereka orang-orang pintar yang punya mimpi besar. Dan mereka bernyali besar untuk melangkah demi mewujudkan mimpinya.
    Kan ada 3 jenis orang tuh:
    1. Orang yang punya mimpi dan berani mewujudkan mimpinya
    2. Orang yang punya mimpi tapi hanya sekedar mimpi
    3. Orang yang tidak berani bermimpi sama sekali
    Jadi kalo gw sih milih jadi orang pinter, bermimpi besar, dan berani mewujudkan mimpi gw. Yang jelas suatu saat gw akan berada di posisi puncak, dan akan membayar orang-orang yang ahli dalam bidangnya untuk ngebantu mencapai tujuan gw.. :cool:

    Komentar oleh tukangkopi — Februari 28, 2008 @ 3:52 pm

  5. Orang2 bodoh sering nyontek sama saya waktu ulangan, sering nyalin PR saya… :(

    Komentar oleh maxbreaker — Februari 28, 2008 @ 4:39 pm

  6. Kl saya bodoh,saya nga mungkin mau comment disini. Cuma karena saya pintar makanya saya mau dan harus comment disini.
    *alasan basi bgt*

    Wakakakakakaka….

    Komentar oleh Ina — Februari 28, 2008 @ 5:31 pm

  7. yang kagak selesai S1 bukan berarti bodoh… :mrgreen:
    yang sarjana kagak sedikit yang bodoh… :mrgreen:
    *dirajam para sarjana*

    Komentar oleh Cabe Rawit — Februari 28, 2008 @ 5:59 pm

  8. Tapi klo mo minum tolak angin gak musti pinter kan?? :mrgreen:

    Komentar oleh adit-nya niez — Februari 28, 2008 @ 6:03 pm

  9. kalo hanya menjawab pertanyaan tersebut mudah sekali, karena yang dimaksud dari pertanyaan tersebut adalah uang-uang dan uang. Kalo punya prinsip orang pintar berbagi ilmu kepada orang bodoh akan diganjar oleh nilai yang tak bisa diukur dengan uang, maka jawaban pertanyaan tersebut adalah mending jadi orang pintar.

    Komentar oleh Resi Bismo — Februari 28, 2008 @ 6:16 pm

  10. Saya milih jadi orang beruntung, boleh nggak?! hehehehehe…
    berarti definisi orang bodoh yang gak dapat s1 ya?! *belagak bodoh yang sok pinter*

    Komentar oleh Gempur — Februari 28, 2008 @ 7:32 pm

  11. Mending jadi orang pintar yang kaya, biar tidak dibodohi orang pintar yang dibayar orang bodoh. Waah muter2 jadinya :D

    Komentar oleh indra kh — Februari 28, 2008 @ 9:33 pm

  12. saya mau jadi orang cerdas yang tajir ajah…

    Komentar oleh iphan — Februari 28, 2008 @ 10:16 pm

  13. sayah… *mikir* pengen kaya aja deh, kikiki…

    Komentar oleh Dimas — Februari 28, 2008 @ 10:50 pm

  14. mendingan jadi orang bodoh yang kaya raya aja
    atau jadi orang bodoh yang pintar.. bisa gak ya? :D

    Komentar oleh jimmy — Februari 28, 2008 @ 11:03 pm

  15. saiia pengen jadi orang sholeh yang cerdas yang kaya yang goodlooking ajah

    Komentar oleh aer — Februari 29, 2008 @ 1:43 am

  16. kepintaran ga cuman iQ aja, ada yg namany kepintaran emosional, spiritiual, dan masi tujuh lagi yang kebetulan /me lupa, kayaknya

    Komentar oleh aer — Februari 29, 2008 @ 1:46 am

  17. saya cukup jadi diri sendiri saja.. 8)

    Komentar oleh cK — Februari 29, 2008 @ 9:09 am

  18. ahh pending pinpinbo aja kali boooo :lol:

    Komentar oleh dobelden — Februari 29, 2008 @ 11:10 am

  19. kebetulan, saya nggak merasa bodoh,

    lah orang bodoh aja sukses, orang pintar nya mana?

    Komentar oleh quelopi — Maret 1, 2008 @ 8:08 am

  20. [...] Utama Yang sedang terkena Musibah 2. PenJual Mobil Edan 3. Serangan Fajar ??? 4. Ahadith Dan Najd 5. orang pintar VS orang bodoh. ho ho ho…. [...]

    Ping balik oleh Hantu …. @#..>-? « wak AbduLSomad — Maret 1, 2008 @ 10:10 am

  21. saya sih orang pintar yang pura2 bodoh :P

    Komentar oleh joesatch yang legendaris — Maret 1, 2008 @ 2:22 pm

  22. dt jd orang cool aja deh.. :cool:

    Komentar oleh dEEt — Maret 1, 2008 @ 6:38 pm

  23. Saya mau jadi orang baik aja he..he..he..

    Komentar oleh Landy — Maret 2, 2008 @ 3:55 pm

  24. @ Nazieb
    weks? :shock:
    @ Effendi
    sama ajah :lol:
    @ AngelNdutz
    kok nggak nyambung? :?
    @ tukangkopi
    kek seminar motivasi ajah… :D
    @ maxbreaker
    kenapa orang pinter maok ajah di contekin? :mrgreen:
    @ ina
    nyang bodoh nyang mosting kali yaks… :-(
    @ Cabe Rawit
    awas di ulek amak para sarjana loch… :D
    @ adit-nya niez
    malah ngiklan :-(
    @ Resi Bismo
    jawaban yang baguss….gud…gud… :lol:
    *di gethak*
    @ Gempur
    emang semuanyah kalah amak orang yang selalu beruntung…
    *kayak aku, beruntung terus…* :lol:
    @ indra kh
    ituh perlu pekerja orang bodoh ngga? :mrgreen:
    @ iphan
    semuah oprang ya pengen… :lol:
    @ Dimas
    kaya apa? :lol:
    @ jimmy
    jadi bingung gini :roll:
    @ aer
    iya mas iya… :mrgreen:
    @ cK
    dirimuh nyang bagaimanah chik?
    @ dobelden
    :roll:
    @ quelopi
    tapi nggak sok pintar khan… :lol:
    *di cium dhini*
    @ joesatch yang legendaris
    hayah, tenanan pinter joe? :roll:
    @ dEEt
    cool nyang bagaimanah deet?
    @ Landy
    gud…gud…gud… :mrgreen:

    Komentar oleh Abeeayang™ — Maret 2, 2008 @ 4:51 pm

  25. Salaam kenal, nanya balik ah… mendingan jadi orang pintar-pintar bodoh…atau bodoh-bodoh pintar?

    Komentar oleh Um Ibrahim — Maret 3, 2008 @ 1:37 am

  26. @ Um Ibrahim
    bener2 pinter :P

    Komentar oleh Abeeayang™ — Maret 3, 2008 @ 9:51 am

  27. Saya sepakat dg tukangkopi, mereka2 yg disebut sbg orangbodoh sesungguhnya adl mereka yg pinter.Tapi menambahkan pendapat tukangkopi, yg njadikan orang pinter tu bukan sekedar mimpinya, namun juga aksi dan kompetensinya. Shg lebih jauh lagi, orang yg ndak bisa dapet SH atau yg ndak bisa dapet gelar S1 S2 bukan lantas layak disebut orang bodoh.

    Gelar kebodohan tentu bukan lantas dilekatkan pada orang2 yg tak mengenyam pendidikan formal. Lebih jauh lagi, orang yg bodoh di bidang IT tapi jago di bidang manajerial memang bisa jadi memperkerjakan orang2 pintar IT. Tapi tidak lantas aktivitas orang pintar IT itu disebut sbg memfasilitasi rencana2 bodoh orang manajerial yg bodoh.

    bagaimanapun, tulisan ini cukup menggelitik :-)

    Komentar oleh Akhmad Guntar — Maret 3, 2008 @ 10:21 am

  28. klo saya pengennya jdi orang pandai aja
    *sekonyong2* :mrgreen:

    Komentar oleh hanggadamai — Maret 3, 2008 @ 11:27 am

  29. menurutku sih orang-orang diatas bukannya bodoh deh Be, mereka cuma terlalu fokus cari uang sampai ga selesai kuliah deh. Pinter atau tidaknya seseorang kan ga semata-mata didasarkan pada mereka kuliah atau tidak..

    Komentar oleh stey — Maret 3, 2008 @ 3:34 pm

  30. Wah, berarti orang pintar itu dibodohi orang bodoh ya?
    Baru sadar saya. Hehehe…

    Komentar oleh Edi Psw — Maret 3, 2008 @ 4:28 pm

  31. @ ahmad guntar
    keripik singkong enyak oom, maok? :mrgreen:
    @ hanggadamai
    ngerasa ajah? :mrgreen:
    @ stey
    pinter nyang lain, pinter mengatur hidup sendiri kali yaks… :D
    @ Edy Psw
    si oom orang pinter nyang dibodohi yaks? :mrgreen:

    Komentar oleh Abeeayang™ — Maret 4, 2008 @ 10:05 am

  32. orang beriman pasti lbh milih jadi orang pintar. hahaha

    Komentar oleh missglasses — April 10, 2008 @ 6:04 pm

  33. bahaha

    Komentar oleh oon — Mei 26, 2009 @ 11:49 am

  34. Ada lagi contoh seperti Sergey Mikhailovich Brin dan Lawrence Edward “Larry” Page (founding father Google) yang rela ngelepas bangku kuliah demi cita2 nya.

    Jadi definisi “pinter” disini harus dipilih-pilih.
    1. Ada orang yang pinter nyari duit (pandai ngintip peluang dan menciptakan lapangan kerja).
    2. Ada orang yang pinter secara teknis tapi tidak pintar berwira usaha (yang akhirnya harus bekerja pada orang “bodoh”)
    3. Ada orang pinter secara teknis dan enterpreneur tapi males mikir yang akhirnya juga bekerja pada orang “bodoh”.

    Nah kalo begitu, nggak perlu “pinter2 amat” kalo ingin sukses. Nggak perlu baca buku ampe botak. Yang penting kerja keras, kontinyu dan tahan banting..

    Komentar oleh RSS — Juni 3, 2009 @ 12:22 am

  35. yang baca lebih bodoh dari pada yg kasi komen :-) he…999x

    Komentar oleh lkhoo — Juni 25, 2009 @ 8:34 pm

  36. kalo gue mendingan jadi orang bodoh tapi pinter daripada jadi orang pinter tapi bego…. kayak para koruptor itu tuh… :)

    zheron79@gmail.com

    Komentar oleh zheron — Juli 4, 2009 @ 8:33 am

  37. kalo gue sih lebih ngehargain orang bodoh tapi pinter daripada orang pinter tapi bego kayak elo… wkwkwkwkwk

    Komentar oleh aji — Juli 4, 2009 @ 8:50 am

  38. asalkan jangan jadi orang jahat aja boz.

    Komentar oleh Zniper — Agustus 27, 2009 @ 3:09 pm

  39. Woiii… Jawa2 keparat! Kalo lu mrasa pintar, knapa lu gak tau Gempa datang? Knapa malah lu ktakutan lalu brdoa minta ampunan! Lu yg BODOH! Manusia itu gak ad yg pintar! Zaman skrg ada uang bnyak bodoh & pintar gak prlu di komentari! Q org miskin, q bodoh, tapi knapa q bisa dpt uang bisa beli leptop? Tentu bkn krn pintar! Tapi krn uang!!! Dasar Jawa2 Goblok tolol smua. Udh pelit & Bego lagi.

    Komentar oleh Sandri — September 8, 2009 @ 1:16 am

  40. Mending jd orang biasa aja,yang bermanfaat buat dunia dan akhirat.

    Komentar oleh stainless tanks — September 9, 2009 @ 3:51 pm

  41. pintar dan bodoh bukan hanya masalah uang dan gelar sarjana….
    tapi bagaimana kita mensyukuri hidup yang telah dianugrahkan…

    Komentar oleh enru — September 17, 2009 @ 11:56 pm

  42. Mau jd orng pnter kek, mao jd orng bodo kek, ttp aja lw gak puya keingnan wat maju n mncpai cta2x,, bkln jd OB tz slma hdup’y

    Komentar oleh Razaq abdoel nashier — Oktober 25, 2009 @ 7:25 am

  43. saya memilih jadi orang cerdas,
    orang bodoh nggak mungkin bisa sukses
    orang yang mempekerjakan orang pinter adalah orang cerdas
    mana mungkin atasan dipercaya kalau tidak lebih cerdas dari bawahannya?
    jadi…..orang sukses pasti orang cerdas.
    kenapa dia tidak punya S1 ataupun gelar yang lainnya. karena dia sudah punya kedasan yang luar biasa.
    tamatan universitas bukan jaminan orang jadi cerdas.

    Komentar oleh goblok — November 9, 2009 @ 6:06 pm


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Didukung oleh WordPress.com