abeeayang™

Januari 11, 2009

pola hidup: memiliki & menjadi

Diarsipkan di bawah: iseng — by jenderal abee @ 11:19 am

dalam teori konsumsi pada ilmu ekonomi, hukum gossen 1 berbunyi:  jika pemuas terhadap suatu benda berlangsung terus menerus, kenikmatan mula-mula mencapai kepuasan tertinggi. namun makin lama makin menurun, sampai akhirnya mencapai titik nol.

satu contoh adalah ketika kita memakan buah apel. apel pertama akan  sangat nikmat, apel kedua masih nikmat. apel ketiga dan keempat  kenikmatannya menurun. dan apel ke lima, tidak akan dimakan karena sudah puas atau sudah jenuh.   yang jadi masalah adalah  apakah teori ini masih berlaku sekarang?

seorang pakar pendidikan Undip, Dr. Muhammad Abdulah MA, mengatakan, ada dua pola hidup yang dijalani manusia saat ini. yaitu pola memiliki dan menjadi. mereka yang menjalani pola hidup memiliki, akan bangga jika memiliki mobil, rumah dan hal-hal berbau matrealistis lainnya.

begitu juga mereka yang memiliki pola hidup menjadi, akan bangga jika menjadi pemimpin, menjadi nomor satu, menjadi yang terhebat, menjadi yang terkuat. hal ini selaras dengan sifat dasar manusia yang tak pernah puas dan cenderung rakus. karena dalam ekonomi, manusia adalah serigala bagi manusia yang lain.

melihat kenyataannya sekarang, hukum gossen 1 diatas sudah tidak realistis diterapkan pada jaman sekarang. hukum tersebut juga  tidak berlaku apabila benda yang dikonsumsi berbeda macam dan jenisnya. karena kebutuhan manusia memang saat ini sangat beragam.

sedikit saja, bagaimana menurut sampeyan?

& Komentar »

  1. Huhu… Mungkin tergantung juga dari sifat ketamakannya ya… :mrgreen:

    Komentar oleh adit-nya niez — Januari 11, 2009 @ 11:24 am

  2. Saya ingin menjadi penulis … bukan memiliki penulis … beda kan?

    Komentar oleh Rindu — Januari 11, 2009 @ 10:17 pm

  3. sebenarnya sifat manusia itu tidak pernah memiliki rasa puas…

    Komentar oleh heddy — Januari 12, 2009 @ 12:50 am

  4. Jadi inget cak Nun yang sibuk berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk tidak “memiliki dan menjadi” sampai di usia senja ini pun beliau tak merasa memiliki apapun dan menjadi apapun.

    hiks, malu sendiri membaca sosok cak nun

    Komentar oleh Gempur — Januari 12, 2009 @ 5:47 am

  5. kata “hukum” salah tuh mas n diganti m. thx

    Komentar oleh mujisas — Januari 12, 2009 @ 8:32 am

  6. nampaknya begitu..

    Komentar oleh fachri — Januari 12, 2009 @ 1:27 pm

  7. Pola yang semestinya kita miliki untuk menjaga pasilitas umum

    Komentar oleh Artha — Januari 12, 2009 @ 7:52 pm

  8. Kedua kata ini saling berkaitan, manusia berusaha untuk “menjadi” agar mereka bisa “memiliki”…
    Menurutku “menjadi” bisa diartikan sebagai “usaha” agar bisa “memiliki” yang diartikan sebagai “tujuan”…

    Komentar oleh vaepink — Januari 13, 2009 @ 5:38 am


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Didukung oleh WordPress.com