Larut dalam keheningan

Aku berdiri menikmati semilir angin. Hembusan yang membawa pikiranku tenang, terasa rileks. Aku membuka tanganku lebar. Menghirup dalam-dalam oksigen di ujung sebuah sabana di bawah rindang pohon cemara. Merasakan satu kehadiran yang lembut menerpa tubuhku. Bersatu dengan dekapan alam membuatku nyaman.

Ku pejamkan mata, dan terus menghirup udara dalam-dalam. Membuang semua pikiran yang ada dalam otak kecilku yang mungkin kini terasa sesak terjejali. Sejenak melupakan hiruk-pikuk dunia. Lebih dalam lagi pikiranku terbawa dan bersatu dengan alam.

Kurebahkan tubuhku, terlentang dan sekali lagi dengan memejamkan mata kuhirup dalam udara disekeliling. Aku pun semakin tenang dan tenang. Menikmati pelukan bumi.

Ku buka dua bola mataku. Tergambar jelas lekukan awan nan putih cerah menghiasi langit. Elok nian gambaran dipelupuk mata. Sunggingan kecil untuk berucap syukur atas ciptaaNya yang begitu indah. “Tuhan, aku ingin memelukMu!” batinku. Aku pun bangkit dan duduk. Memandang kelangit biru “Tuhan, duduklah disampingku dan akan kuceritakan seluruhnya. TentangMU, tentangku, dan tentang pemujaMU ”.

Tubuhku semakin lemas gontai, pikiranku semakin tenang. Kurebahkan lagi tubuh ini. Memejamkan pelupuk mata. Semakin tenang, dan tenang. Membawaku semakin dalam, dan dalam. Hingga tak sadar aku telah larut. Tak tahu apa yang terjadi.

16 thoughts on “Larut dalam keheningan

  1. karena yang terjadi adalah.satu bintang pujian ku alamatkan untuk karyamu,bang. gini ini baru gaya abang jika tersentuh dengan romantisan.
    selamat malam dan salam hangat selalu
    jangan selalu memuji sayah, ntar besar kepala… 😳
    terima kasih telah sering berkunjung 😛

  2. tadi saya nengok FS nya akang … cantik sekali si jilbab putih disebelahnya🙂 langsung minder saya !
    putri pak lurah waktu KKN dolo….
    *GR banget fotoh amak orang cantik* 😆
    kalok mbaks jadi dia, mungkin potoh kitah yang sayah pajang 😳
    *ngarep muluk2*

  3. hwuuuaaa..

    jd pengen tidur nih..😀
    enak tidur direrumputan, enak….sambil mandangin langit dan menghirup udara segar…nyaman rasanyah…. 😛

  4. * si ayang bilang :

    mas, mas, bangun ..

    udah malam nih, abang belum makan loh, nanti sakit, pakai mantel ya *

    🙂 🙂 🙂
    kok tauk? 🙄
    ini siapa sich?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s