maaf, lagi pengen sok sibuk!

maaf buat semua yang sudah mampir di blog sampah ini…
terhitung hari ini, sayah lagi pengen nggaya, pengen sok sibuk ngerjain skripsi…..
maaf gak bisa update sampah lagi…gak bisa bales komeng2 nyang udah mangsup…  😦
maaf sekali lagee…….  😦

kampanye terselubung!

wahai rakyatku! sudah saatnya negara ini memerlukan perubahan (change). karena memang hidup adalah perbuatan untuk bisa merubah bangsa ini menjadi bangsa yang maju! sudah saatnya kita bangkit! hidup indonesia!
tetap dukung saya
Image Hosted by Cetrine.net
wahai para kaderku, mari berkampanye dukung saya! lewat koran, televisi, atau apapun
Image Hosted by Cetrine.net
saya yakin kalian semua mendukungku!
Image Hosted by Cetrine.net
saya yakin itu, karena bannerku gak kalah gede sama yang lain
Image Hosted by Cetrine.net
saya juga sudah kerahkan berbagai artis luar dan dalam negeri untuk mendukung saya
Image Hosted by Cetrine.net
saya tahu saya gak kalah ganteng dari yang laen….tapi jangan lebai lah..
Image Hosted by Cetrine.net
jadi, tetap dukung saya! agar duduk diparlemen mewakili kalian!
Image Hosted by Cetrine.net
nanti tak kasih pesangon buat kalian plus tanda tangan saya!
Image Hosted by Cetrine.net
udah donk…jangan dilihatin terus….khan malu…. 😳
Image Hosted by Cetrine.net

khilaf & perbaikan

Kampus, senin 12 jan

bapaknyah: itu salahmu bla..bla…bla…

sayah: yasudah sayah ke BAPAK

******************

BAPAKNYAH: memang jalan hidupmu gitu yah? salahmu….bla…bla..bla…

sayah: ??????????  😦

oufh…come on…..sayah cumang meminta hak sayah, wokeh kalau sayah salah, sayah ngaku, sayah mintak maaf, sayah juga terima konsekuensinya. but, please……kasih tahu sayah harus dengan cara bagaimana memperbaiki kesalahan sayah. apa yang harus sayah lakukan sesuai konsekuensinya. bukan cuma nyalahin gini tanpa mberi tahu bagaimana menebus kesalahannyah….saya butuh solusi bukan jadi target pelampiasan kesalahan   😦

**********************************************

Kampus, Kost, Warnet selasa 13 jan

beugh….haree inih hujan dari pagi mpe maghrib. brenti cuma beberapa menit trus lanjut ujan lagee…  😦

alhamdulillah pagi tadi ditemani hujan gerimis sayah berhasil nemuin doseng pembimbing1 skripsi sayah. untuk yang pertama kalih *yaiks* setelah kena stroke kemarin, keadaan beliau agak mendingan. udah bisa jalan. walaupun tangan kanannya lumpuh gak bisa digerakin. terima kasih pak udah nerima sayah dirumah  :mrgreen:

ibu dosen pembimbing keduax pun berhasil ditemui  dikampus*iyay* setelah ratusan kali gak bisa ditemui *lebai* fiuh…sekarang mulai serius buat ngerjain skripsi….tinggal nunggu surat persetujuan dari dinas pendidikan buat observasi awal di SMA tempatku dolo praktik ngajar…*iyay* mantan siswa-siswiku……am kaming…..  :mrgreen:

pola hidup: memiliki & menjadi

dalam teori konsumsi pada ilmu ekonomi, hukum gossen 1 berbunyi:  jika pemuas terhadap suatu benda berlangsung terus menerus, kenikmatan mula-mula mencapai kepuasan tertinggi. namun makin lama makin menurun, sampai akhirnya mencapai titik nol.

satu contoh adalah ketika kita memakan buah apel. apel pertama akan  sangat nikmat, apel kedua masih nikmat. apel ketiga dan keempat  kenikmatannya menurun. dan apel ke lima, tidak akan dimakan karena sudah puas atau sudah jenuh.   yang jadi masalah adalah  apakah teori ini masih berlaku sekarang?

seorang pakar pendidikan Undip, Dr. Muhammad Abdulah MA, mengatakan, ada dua pola hidup yang dijalani manusia saat ini. yaitu pola memiliki dan menjadi. mereka yang menjalani pola hidup memiliki, akan bangga jika memiliki mobil, rumah dan hal-hal berbau matrealistis lainnya.

begitu juga mereka yang memiliki pola hidup menjadi, akan bangga jika menjadi pemimpin, menjadi nomor satu, menjadi yang terhebat, menjadi yang terkuat. hal ini selaras dengan sifat dasar manusia yang tak pernah puas dan cenderung rakus. karena dalam ekonomi, manusia adalah serigala bagi manusia yang lain.

melihat kenyataannya sekarang, hukum gossen 1 diatas sudah tidak realistis diterapkan pada jaman sekarang. hukum tersebut juga  tidak berlaku apabila benda yang dikonsumsi berbeda macam dan jenisnya. karena kebutuhan manusia memang saat ini sangat beragam.

sedikit saja, bagaimana menurut sampeyan?

realistisme wanita modern

Kemarin dulu, seorang wanita bercerita kepada saya. Suatu saat ia bermaksud menikmati liburannya dengan tinggal di rumah kakak perempuannya di sebuah kota besar. Hari pertama, kedua berjalan dengan lancar saja. Ia sangat menikmati liburan di rumah kakak perempuannya tersebut. Sang kakak adalah perempuan pekerja yang baru beberapa bulan menikah. Bersama suaminya, sang kakak bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka.
Beberapa hari terlewati, ia mendapat pelajaran banyak di sebuah keluarga yang baru beberapa bulan dibangun. Di hatinya penuh decak kagum akan kehidupan rumah tangga kakaknya tersebut. Ia melihat bahwa untuk memenuhi kebutuhan hidup, suami istri itu sama-sama bekerja. Sang istri tak mau hanya mengandalkan gaji dari seorang suami. Hidup di kota besar seperti Tangerang memang memerlukan budget yang tidak sedikit.
Ia tak hanya memperhatikan saja kehidupan keluarga kakaknya yang berada di depan matanya. Kakaknya pun bercerita kalau untuk memenuhi semua kebutuhan hidup, sang kakak harus pintar-pintar mengatur keuangan keluarganya. Untuk makan, dengan budget tertentu harus cukup untuk kebutuhan sebulan. Pulsa Rp.100.000,- harus cukup untuk suami istri dalam satu bulan. serta berbagai budget lainnya belum lagi cicilan kontrakan. Untung saja mereka belum dikaruniai anak. Kalau ada anak, budgetnya tentu membengkak. Maka dari itu dari awal dikelola betul budgetnya dan sebisa mungkin dapat menabung. Ia akhirnya tak tega jika menginap terus dirumah kakaknya itu.
Lebih dalam ia bercerita, ada pasangan yang begitu hematnya, hingga untuk lauk makan saja mereka selalu merebusnya. Lauk sayuran atau apapun mereka hanya merebusnya saja. Tragis. Itu dilakukan agar menghemat pengeluaran rumah tangganya. Melihat kenyataan itu, ia semakin miris. Terlihat dari raut mukanya saat bercerita.
Hingga waktu tak terasa terus berjalan ia pun semakin semangat bercerita. Sebenarnya ia tengah menjalin hubungan dengan seseorang. Dengan lelaki tersebut, ia telah menjalin hubungan beberapa tahun. Sang lelaki sudah bekerja. Mungkin bisa saja penghasilan sang pacar cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka berdua. Namun dengan prinsip dan kenyatan hidup sekarang, ia tak mau dengan serta merta mengiyakan ajakan sang lelaki untuk menikah. Ia beralasan, dalam kenyataan, tak gampang menjalin hubuangan rumah tangga. Selain prinsipnya yang ia pegang teguh, ia pun berkaca pada kehidupan kakak perempuanya. Ia tak mau seperti itu.
Kebutuhan hidup yang semakin hari semakin beragam dan melonjak menjadi salah satu alasan. Belum lagi jika mereka mempunyai anak. Dari biaya untuk melahirkan, susu, popok, baju, dan sebagainya. Tak mungkin ia andalkan dari suaminya saja. Ia pun berkeinginan untuk bekerja dulu sebelum menikah. Dengan alasan, berbagai perusahaan lebih memilih calon karyawan yang masih single. Karena jika sudah menikah, perusahan menanggung juga tanggungan karyawan. Meskipun dengan alasan tersebut, ia pun tak ingin menjadi perawan tua yang hanya mengandalkan karirnya saja. “Tunggu waktu yang tepat” itulah katanya yang sering ia utarakan saat mendengar ajakan menikah dari sang pacar sekaligus mengakhiri cerita ini.
Saya jadi berpikir, inikah sosok wanita realistis jaman sekarang? Yang memandang sesuatu dengan kenyataan yang ada. Saya juga tak setuju kalau ia dikatakan matrealistis yang mementingkan uang. Bicara wanita yang matrealistis, saya jadi ingat konsep matrealistis dari seorang teman. Wanita matrealistis adalah wanita meminta atau menghambur-hamburkan uang untuk membeli sesuatu yang tak berguna.
Untuk yang terakhir, saya jadi ingat kata-kata si bos tentang wanita jaman sekarang. Wanita sekarang bukan matrealistis tapi realistis. Contohnya saja jika seorang lelaki ingin melihat wanitanya tampil cantik. Tentu saja sang lelaki harus membelikannya baju, bedak, dan sebagainya agar wanita tampil lebih cantik sesuai keinginannya. Bukannya matrealistis seperti konsep matrealistis dari teman saya diatas. Jadi, apakah wanita anda matrealistis atau realistis? :mrgreen:

cara nge-hack cewek

iseng-iseng googling, eh…dapet tulisan inih….

cara nge-hack cewek

langkah-langkah:
1. kumpulin info.
tool : temen-temen target, Yellow pages, Google
usage : nama, alamat, ttl dll
2. Scanning Target.
tool : Teropong
Usage : 30 meter dari target, scan bagian2 yg penting
3. Coba masuk ke system dan injeksi kata-kata manis
tool : mulut, buku puisi
Usage : pandai2 aja cari bahan obrolan.
4. Bikin backdoor
tool : HP
Usage : Rajin2 sms tiap malam
5. Bikin akses Root
Tool : dompet tebal
Usage : jgn pelit2 traktirnya
6. Lock the target
Tool : Mulut
Usage : Say I Love U.
7. Alternative Ways
Tool : kemenyan
dibakar klo ditolak….

Suicide
Tool : Obat Nyamuk
Usage : Diminum kalau udah pake dukun masih ga mempan.

sumber: http://www.tboymaster.com/2008/04/cara-nge-hack-cewek/