godaan duit

sayah tadi habis survei ke lokasi agunan. liat kondisi rumahnya, besar tapi bangunan sudah lama sekitar tahun 2000 an. tadi ngukur dan survei sama sang calon pembeli, kebetulan seorang keturunan cina. saat selesai, dia bilang: mas, bisa acc gak yah? tolong dibantu ya mas, ntar tenang ajah ada fee buat sampeyan. aku jawab ajah: “kita liyat nanti pak, saya hitung dulu, kalo memang layak dan memenuhi persyaratan ya insya allah bisa di acc, keputusan ada di pimpinan dan AO nya, saya cuman mbantu, pak. maaf, tidak ada fee buat sayah, sayah sudah di gaji perusahaan”.  dengan halus saya tolak tawarannya.

lokasi ke dua, rumah nya besar dan bangunan baru. menurut analisis saya, rumah ini layak dan harganya tinggi. saya kebetulan juga ketemu sama marketing dan calon pembelinya. ngobrol ngalor-ngidul sekitar 1 jam-an. saat mau pulang kembali lagi saya hendak dikasih duit: mas, ini buat sampeyan, tolong dibantu yah. saya jawab dengan jawaban sama seperti di lokasi survei pertama itu: pak, ndak usah pakai begituan, saya sudah digaji sama perusahaan sayah. kalo memang nilai propertinya memenuhi, insya allah ndak usah pakai gituan bapak bisa di acc. simapan saja.

hmmmm…begitulah kerjaan sehari-hari. penuh dengan godaan sana-sini. alhamdulillah masih bisa ditangkis. mungkin terlihat naif, tapi inilah sayah. tak mungkin saya menerima uang tanpa kerja. hal-hal seperti ini dimasyarakat seperti hal yang maklum adanya. beberapa minggu yang lalu, bahkan saya mau dikasih 2 juta/unit rumah yang sayah nilai dari developer. saya tolak mentah-mentah.

dibanding kerjaan lama dulu, kerjaan yang satu ini ibarat pohon toge yang kena badai *lebay*. banyak angin, banyak godaan yang mendera *hayah*. apapun keadaannya, inilah konsekuensi dari pilihan saya yang dahulu. semoga sayah tetep bisa istiqomah memegang amanat dan tetep idealis dan independen tak terpengaruh apapun. semoga Allah slalu membimbingku, amien.

*curhat lagi*  :mrgreen:

tiga bulan jadi sharia bankers

apa kabar semua? sudah lama nih sayah gak curhat lagi di blog. yah masih tergantung mood buat nulis. kadang ada rasa gatel untuk menggelitikin keyboard buat nuangin apa yang sayah rasain.
yups…sayah mo curhat nih. udah tiga bulanan ini sayah kerja di sebuah bank plat merah dengan judul “syariah”, hehehe. awalan yang masih meraba-raba seluk beluk bank dengan konsep syariah. banyak yang musti dan harus saya pelajari disini.

dulu sayah anti banget dah kalok suruh ngelamar kerjaan di bank. konsep bunga=riba, atau apalah tetek mbengek lainnya. tapi bukan itu ajah yang sayah gak sukai. gak sreg ajah di ati. kerjaan kalo gak sreg di ati trus kita jalanin kan gak enak yah? tul gak?….sampe2 dulu sayah ditawari 2x oleh seorang teman untuk masuk dibank plat merah, dan jelas sayah ndak mau. teman yang lain juga menawari untuk masuk dibank swasta dengan gaji gede, dan mbalik lagi sayah ndak mau.

sempat sayah dinasehatin bapak sayah untuk masuk bank: nglamar o neng bank, gajine gede dari pada neng kene sithik gajine (lamarlah di bank, gajinnya besar dari pada disini kecil). yups nasehat ituh dulu diungkapkan bapak ketika sayah masih jadi kepala cabang sebuah bimbel di kabupaten semarang. sayah masih tetap saja tak bergeming dari pendirian sayah. yang saya cari bukanlah besarnya gaji, tetapi ketentraman hati.

dari berbagai anjuran dan “desakan” akhirnya saya mencari solusi terbaik. saya pelajari sedikit demi sedikit segala hal tentang bank. ketemulah “syariah”. ya karena konsep syariah yang sekarang semakin digaungkan disektor perbankan, saya berminat untuk menjadi bagian darinya.

dengan bismillah bulan februari saat ada rekruitment bank plat merah dengan konsep syariah saya ambil bagian dari proses seleksi tersebut. ternyata memang tak mudah dan memakan waktu yang sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaat lama. dari seleksi awal hingga pengumuman terakhir sekitar 4 bulan. penantian yang sangat lama. akhirnya saya lolos juga seleksi tersebut. dan langsung mengikuti pendidikan ditingkat pusat dijakarta selama 2 minggu. sempat liat PRJ juga, hahahaha…dasar ndeso!

setelah 3 bulan menjadi bagian dari sebuah bank syariah, sedikit demi sedikit sayah belajar dan bekerja keras darinya. sayah niatkan untuk menimba ilmu disini dan berdakwah juga mencari ridho Illahi. semoga jalan yang sudah digariskan Allah ini menjadi berkah bagiku dan bagi orang lain. amien.

pengalaman dunia kerja

seminggu ini baru terasa beratnya dunia kerja. berbagai masalah muncul ke permukaan membuatku dituntut kerja lebih keras lagi. ada komplain klien ada juga masalah internal. semuanya membuat stamina badan dan fikiran terkuras.

lebih parah ketika dihadapkan pada sebuah detlen. ketika semuanya siap, akar masalah pun datang. file di komputer dan flashdisk habis terkuras dimakan virus. semua pesanan klien musnah sudah. tak dapat dikembalikan lagi. aku panik! gimana nanti tanggapan klien?.

aku mencoba berfikir lebih tenang, namun toh tetap saja tak bisa. panik saja yang ada. aku mencoba membuat kembali file-file pesanan klien semampuku. dua hari aku tak nyaman tidur. hanya untuk mengerjakan pesanan itu.

aku tahu, klien atau seorang konsumen tidak mau tahu semua alasan yang penting apa yang mereka pesan sudah siap. ketika pesanan selesai aku buat, pun masih saja ada sedikit komplain. aku berusaha menjelaskan keadaan sebenarnya. untung saja klien tersebut memaklumi hal itu.

kasus ini menjadi semacam hantaman yang berusaha untuk kujadikan pelajaran dimasa mendatang. dan memang dunia kerja memerlukan konsentrasi penuh, integritas, dan profesionalisme. aku berusaha menjalani melakukan hal tersebut.

fiuh…

malam minggu maen poker

entah apa nyang ada di pikiran semua penghuni kos itu. kok ya tumben-tumbenan semalem anak-anak kos mangsih nyangkruk ajah gak pada ngapel. padahal kan tadi malem waktunya ngapel malem mingguan. biasanya kalok dah magrip pada melanglang buana nyari mangsa hehehehe.  ujug-ujug *hayah* ada nyang nyeletuk “gimana kalok kitah maen pokeran ajah?”. wuiz gayung pun bersambut. semua Baca lebih lanjut

rasanya ditabrak (sial dan emosi)

gimana rasanya ditabrak? tentu saja gak bisa dituangkan dalam lembaran kertas ataupun dalam aplikasi open office. dan rasa itu telah saya alami sekarang. siang tadi, sehabis nganterin si ayang dan berencana untuk ke kampus buat ujian mid, motor saya berhasil dengan sukses ditabrak oleh pengendara lain dari belakang. kejadian kecelakaan itu secara tiba-tiba. saya tersungkur ke aspal berguling sebentar. refleks langsung menyadarkan saya untuk cepat bangkit kali-kali ada mobil yang pengen nyium saya. alhamdulillah tidak.

kecelakaan ini telah sukses membikin macet jalan soegiopranoto macet selama 2 menit. seorang anak SMA dengan tindiknya dengan sigap meminggirkan motor saya. sambil bilang terima kasih saya bilang ke dia “kalau naik motor hati-hati, nang“. dia cuma senyum. aduh malunya, saya pikir dia yang nabrak aku. heheeheheheheee..untung aku bilangnya dengan tanpa emosi.  aku minta maaf dan bilang terima kasih lagi. dan ternyata yang nabrak saya seorang pasangan yang kelihatannya buru-buru. aku samperin si pasangan tadi yang sudah bangkit. mereka tersungkur agak jauh.

mas, kalau naik motor hati-hati dumz. si mas-mas cuma bilang minta maaf. kami bersalaman dan saling meringis karena kesakitan. si masnya luka dengan lutut berdarah agak parah  celananya robek, luka menganga, simbak gak tahu. aku pun pergi karena aku musti ikut ujian di kampus.

sampai dikampus baru terasa sakitnya. lutut lecet dikit dan paha lecet agak lebar, ini yang membuat perih. untung saya pakai jins jadi agak terlindungi gak seperti mas yang nabrak saya hanya pakai celana kantor yang tipis. aku lihat tas punggung eigerku robek. alhamdulilllah banget karena tas itu aku pakai didepan jadi dadaku terlindungi. paling parah adalah tangan kiriku yang keceklik ini yang mbikin aku harus menceritakan kisah ini dengan menekan tuts memakai tangan kanan saja. nasib….nasib……

saya kira sialnya disini saja, sepulang dari kampus sial datang kembali. salah satu teman kos yang telah tahu aku habis kecelakaan, dia bilang: meh mati kowe ya…(akan mati kamu ya). aku tersulut emosinya, komputer yang sedang di mainkan nya, aku tendang. adu mulut tak terhindarkan. aku pergi kekamar buat nenangin diri. dia nyamperin ke kamar minta tanggung jawab aku. adu mulut terjadi lagi sampai ibu kos tahu. dia ngotot minta aku suruh tanggung jawab, aku pun ngotot karena dari omongannya yang sudah nusuk hati. bener2 sial…!

speedy sering putus, harapanku pupus

saya tak hendak misuh-misuh apalagi nyebar pitenah gak jelas. ngeniwei, faktanya, beberapa bulan ini layanan ISP speedy di wilayah sekaran gunungpati semarang terutama warnet menjadi tak menentu. pasalnya, akses internet speedy sering putus, bahkan sampai sehari-semalam. bulan maret hingga april ini saja  hampir setiap minggu ada masanya speedy putus.  kalau satu jam dua jam tak apa, ini sampai seharian!.

si bos misuh-misuh gak jelas, bilang speedy dodol! pasalnya, dengan putusnya akses internet speedy, pemasukan warnet jadi berkurang tiap harinya. bahkan kerugian ini tak tanggung-tanggung, bisa mencapai satu juta lebih perbulan. itu pun belum ditambah jika akses putus sehari penuh.

penghasilan warnet berkurang, imbasnya tentu saja pada para pekerja (op warnet) seperti saya. dengan sistem penggajian berdasarkan pemasukan, otomatis penghasilan saya juga berkurang.  speedy mati, saya tak digaji.  padahal saya berharap penuh dari gaji dari op warnet ini.  untuk memenuhi tambahan beli buku dan sedikit makan.

sore tadi, ada op dari warnet lain nyamperin kesini, dia mau nggalang massa (op&pemilik warnet) buat komplain ke speedy. kata op tadi,  speedy baru nerima komplain kalau dari banyak orang. yasudah kita galang massa, yang jelas tak hendak demo dengan spanduk atawa berorasi ke jalan. kita pengen tahu tindakan dari speedy.

dulu, si bos bela-belain pindah ISP ke speedy dengan berbagai pertimbangan (yang jelas karena murah) dengan begitu lama. tahu begini, kemungkinan besar si bos akan berpindah ke ISP yang dulu. selisih beberapa ratus ribu tak masalahah asal akses internet lancar sehingga tak mengurangi pemasukan dan menyengsarakan pekerja seperti saya.  😳

khilaf & perbaikan

Kampus, senin 12 jan

bapaknyah: itu salahmu bla..bla…bla…

sayah: yasudah sayah ke BAPAK

******************

BAPAKNYAH: memang jalan hidupmu gitu yah? salahmu….bla…bla..bla…

sayah: ??????????  😦

oufh…come on…..sayah cumang meminta hak sayah, wokeh kalau sayah salah, sayah ngaku, sayah mintak maaf, sayah juga terima konsekuensinya. but, please……kasih tahu sayah harus dengan cara bagaimana memperbaiki kesalahan sayah. apa yang harus sayah lakukan sesuai konsekuensinya. bukan cuma nyalahin gini tanpa mberi tahu bagaimana menebus kesalahannyah….saya butuh solusi bukan jadi target pelampiasan kesalahan   😦

**********************************************

Kampus, Kost, Warnet selasa 13 jan

beugh….haree inih hujan dari pagi mpe maghrib. brenti cuma beberapa menit trus lanjut ujan lagee…  😦

alhamdulillah pagi tadi ditemani hujan gerimis sayah berhasil nemuin doseng pembimbing1 skripsi sayah. untuk yang pertama kalih *yaiks* setelah kena stroke kemarin, keadaan beliau agak mendingan. udah bisa jalan. walaupun tangan kanannya lumpuh gak bisa digerakin. terima kasih pak udah nerima sayah dirumah  :mrgreen:

ibu dosen pembimbing keduax pun berhasil ditemui  dikampus*iyay* setelah ratusan kali gak bisa ditemui *lebai* fiuh…sekarang mulai serius buat ngerjain skripsi….tinggal nunggu surat persetujuan dari dinas pendidikan buat observasi awal di SMA tempatku dolo praktik ngajar…*iyay* mantan siswa-siswiku……am kaming…..  :mrgreen:

di balik postingan sampah abee

ngebaca komengtar kang Fachri disini, beliau nyaranin kalok setiap postingan (nyang kebanyakan curhat narcis najis sayah, hahahaha) harus dikasih hikmah biyar ada manfaat bagi orang laen. hmmmm…ngebaca komengtar ituh, sayah jadi malu dan ngaca sendiri pada diri sayah. apakah setiap postingan sampah sayah di blog ini udah memberikan semacam pelajaran nyang berarti bagi orang lain nyang ngebacanyah.

di postingan sampah ituh, sayah sengaja mbikin forum pendapat sahabat abee mengenai blog sayah. sayah sangat berterima kasih pada sahabat semuah yang telah memberikan apresiasi pada postingan sampah tersebut. terima kasih atas berbagai saran nyang mangsup. sayah terima dan sayah langsung terapkan. contohnyah sarangnyah dindacute, sayah langsung ngganti tema jadi 3 kolom, udah khan, din?  :mrgreen:

wokeh sayah bukak sedikit mengenai *hayah* postingan sampah2 sayah  selama ini.  yuks, mare….kitah mulai dari gaya tulisang sayah. awalnyah sayah memang makek tulisan wajar sesuai dengan EYD, hehehehehe…tapi lama kelamaan, sayah kepingin  punyak ciri khas sendiri. menjadi pribadi yang unik, enak bukan? hehehehe karena setiap pribadi memang unik. tapih walopong begituh, sebenarnyah tulisan sayah ini kalok dibaca, sesuai pengucapan lidah orang jawa dan ucapan orang sehari-hari. ya memang tulisangnyah beginih. *maksa njelasin*. bagi beberapa orang nyang belon terbiasa atawa baru sempet melihat blog sayah inih, akan kebingungang mbaca tulisang sayah. sukurin!!!!!!  😆

walopong begituh *daritadih walopong trus*, dibeberapa tulisan sayah nggunain bahasah sesuai EYD, itu bagi postingan2 nyang agak serius kayak postingan inih. jadi, sering2lah mampir ke blog sayah, dan apalin tuch tulisang sayah.  😆

lanjut, mengenai tema tulisan sayah, *wah…nyang ini sayah dari dolo udah sering ngejelasin* kalok sampah2 sayah ini tidak mengandung *hayah* tema apapun, bukan tentang motor, lowongan pekerjaan, hobby, gadget, atau apapun. blog sayah bukan blog tematis semacam itu. blog sayah inih blog gado2    😆   :mrgreen:

dan tentang komengtarnyah bang Okta Sihotang, sayah memang salut banget sama pak sawali, kang mas sekaligus guru bagi sayah. *ngaku2* sayah belon pantas menulis tentang dunia pendidikan seperti beliau itu. tulisan sekaliber pak sawali agaknyah memang hanya cocok buat orang2 yang…..memang cocok untuk menulis tema ituh. hehehehehehe. jadi saya fikir, biarlah orang2 seperti pak sawali saja. udah ada bagiannyah masing2. sayah bagian nulis nyang inih2 sahaja. hehehehehehe…tapi diblog sayah tak selingi jugax kok tentang dunia pendidikan. contohnya disinih:mrgreen:

nah….sekarang nyang terakhir, memang akhir2 inih sampah2 sayah tentang curhat narcis najis sayah, hehehehehehe, inilah gaya penulisan sayah *hayah* sayah “ngasih sesuatu” lewat curhat najis cerita. memang sayah gak pernah ngasih sesuatu nyang dimaksud kang fachri . sayah sengaja membiyarkeun para pembacah sampah2 sayah untuk menerka-nerka sendiri apa yang bisa diambil manfaatnyah dari sampah sayah ituh. biyarlah pembaca ber-persepsi *hayah* dan berkelana dengan imajinya sendiri  hehehehehehe.

sudah yaks..ituh sahaja….  :mrgreen:

———————————————————————

kalok di balik postingan anda apaan?

Terlalu Dekat

kadang, jika kita terlalu dekat dengan seseorang, suatu saat jika kita berbuat sesuatu yang menurut mereka salah atau membuat mereka tidak nyaman, akan membuat kedekatan itu sedikit merenggang. itu mungkin karena mereka salah menafsirkan apa yang kita maksudkan atau kita sendiri yang salah menempatkan.

tadi pagi, gerimis mengguyur kota semarang. kabut tebal menyelimuti hampir seluruh kota. dalam keadaan begini saya terpaksa berangkat ngajar agak siangan dikit. kebetulan saja jadwal ngajarnya jam ke-3. saya ngampu kelas IS 2, kebetulan bab tentang materi perpajakan telah selesai, dan saatnya ulangan.

sebelumnya, malam harinya telah saya buat soal untuk ulangan pagi ini. ada 6 soal dengan 3 soal isian dan 3 soal hitungan. saya sengaja buat kanan dan kiri agar tidak ada yang saling kerjasama/nyontek. soal saya buat sedemikian rupa agar bisa dikerjakan. mungkin bisa dibilang, gampang.

untuk memulainya, saya pun meminta untuk mengumpulkan setiap LKS. karena memang ada tugas ngerjain LKS. ulangan pun dimulai. saya pun sembari mengabsen satu-satu. alhamdulillah setelah hampir tiga bulan (dipotong libur puasa) saya telah mengingat dengan jelas nama-nama mereka dan sedikit sifat-sifat mereka kalau dikelas. kadang ingatan saya akan sesuatu begitu kuat.

beberapa menit suasana masih begitu hening. semua siswa berkonsentrasi (apa nyontek?) mengerjakan soal dilembar jawaban. setengah jam berlalu, suasana berubah, ada yang tengak-tengok, bisik-bisik. saya pun menyindir mereka:

saya juga pernah sekolah, dik. jadi saya tahu siapa saja yang nyontek. hayuk kerjakan sendiri! belajar PD dengan jawaban sendiri. (sambil tetap mengumbar senyum)  :mrgreen:

*)saya terbisa manggil dik pada murid saya  :mrgreen:

kebetulan saya pergokin *hayah*  salah satu siswi yang ketahuan membuka catatan. saya pun mengambil catatan tersebut dan mengingatkan dia agar tidak diulangi. dia agaknya tidak terima dengan perlakuan ini. raut mukanya berubah cemberut. yups, dia salah satu murid yang dekat sama saya. sering curhat juga sama saya tentang cowoknya maupun keluarganya. saya jadi kayak guru yang merangkap konseling  😆

bapak, tega ya….!*sambil tetap cemberut*

begitulah katanya saat ulangan selesai. saya beri pengertian tapi dia pun masih tak terima. fiuh serba salah aku. padahal itu demi kebaikan dia. inilah yang saya maksudkan dengan quote diatas. mungkin salah saya. saya hampir tak pernah marah dengan siswa saya dikelas. selalu mengumbar senyum. saya pun mencoba terbuka dengan siapa saja. dan timbal baliknya mereka jadi terbuka juga dengan saya. saya kepingin jadi guru sekaligus teman. banyak dari mereka yang meminta FS saya, banyak yang komentar disana. padahal kemarin sudah saya rayu agar meninggalkan FS dan beralih ke blog. oh iyaks, pelatihan blog kemarin ada 15 peserta, sedikit memang. banyak juga yang smsan, tapi bukan sms teror kek kemarin itu.  😦

tapi sekali lagi mungkin kedekatan itu harus ada batas agar kejadian ini gak terulang lagi. ada saat tertentu yang harus dijaga. saat jadi guru-siswa dan saat jadi kakak-adik. mungkin ini sebagai bahan introspeksi saya….fiuh, PPL hampir selesai seminggu lagi….  😥