akhirnya lulus juga

kemarin, senin 16 MEI 2011 merupakan hari terpenting bagi sebagian besar masyarakat. disamping hiruk pikuk persiapan perayaan waisak dan cuti bersama dadakan, hari itu juga merupakan moment penting bagi siswa SMA/SMK di indonesia. pasalnya, kemarin adalah pengumuman kelulusan bagi siswa SMA/SMK.

saya pun turut merasakan kegembiraan pengumuman kelulusan tersebut. disamping siswa bimbel saya yang lulus, adik saya yang menjadi siswa salah satu SMK di brebes pun ikut merayakannya. dia jurusan mekanik mesin. kini tinggal menentukan arah kemana mau melanjutkan atau langsung kerja.

oh ya, selebrasi kelulusan yang biasanya kerap menimbulkan masalah (aksi corat coret, trek-trekan, bikin kemacetan) kini agak redam sedikit. pasalnya, dibeberapa daerah membuat kebijakan, pengumuman kelulusan dengan cara online. ini berarti acara kumpul bareng disekolahan yang kemudian dilanjutkan dengan pawai motor tidak terjadi.

meski begitu, masih saja ada anak sekolah yang melakukan trek-trekan dijalanan. sangat mengganggu pengendara lain. hingga kemaren salah satu pengendara yang terganggu, turun dari kendaraannya dan berkata:

kalian ituh! sampah masyarakat! bikin ulah seenaknya! *sambil menunjuk satu2*

kalian hanya akan jadi pengangguran! dasar sampah!

sontak mereka diam dan meminggirkan kendaraan seakan mempersilahkan pengendara itu lewat.

setiap tahun memang begitu, dan setiap tahun akan begitu. UN masih saja jadi momok yang menyeramkan. jadi, wajar saja jika selebrasi nya begitu.

selamat buat yang lulus UN tahun 2011 ini. masa depan menanti anda! teruskan perjuangan kalian!

multiple intelligence

pada awal tahun 1980-an, profesor di bidang pendidikan, howard gardner dari havard university dan profesor bidang psikobiologi, prof. roger w. sperry, mengemukakan tentang teori multiple intelligence atau kecerdasan majemuk.

multiple intelligence mencakup delapan kecerdasan majemuk, antara lain.

  • kecerdasan logika-matematika

kemampuan untuk meneliti pola-pola, kategori-kategori dan hubungan-hubungan dengan cara memanipulasi obyek-obyek atau simbol-simbol dan mencobanya dengan cara yang terkontrol dan teratur

  • kecerdasan bahasa

kemampuan menggunakan bahasa untuk membangkitkan (memberi semangat), meminta tolong, meyakinkan, mendorong dan menyampaikan informasi.

  • kecerdasan intrapersonal

kemampuan untuk memahami perasaan, mimpi-mimpi dan ide-ide pribadi.

  • kecerdasan interpersonal

kemampuan untuk memahami orang lain, memperhatikan tujuan-tujuan mereka, motivasi mereka, maksud dan kepribadian mereka serta belajar secara efektif dengan mereka.

  • kecerdasan kinestetik jasmani

kemampuan untuk menggunakan ketrampilan motorik kasar dan halus di bidang olah raga, seni drama, pembuatan barang-barang seni (kerjinan tangan).

  • kecerdasan visual-ruang

kemampuan untuk melihat dan membayangkan bentuk dari sebuah benda, dan untuk melihat serta menciptakan perbedaan, keseimbangan dan komposisi di dalam tayangan visual atau ruang.

  • kecerdasan musikal

kemampuan untuk menikmati, menampilkan  dan membuat gubahan lagu/musik

  • kecerdasan naturalis

kemampuan untuk mengenal flora dan fauna, memiliki keterikatan dengan alam dan fenomenanya.

Guruku di demo

Berita

Sungguh disayangkan berita inih baru akuh dengar sekarang. Sungguh malang nasib guruku inih. Berniat menegakkan disiplin di sekolah malah di demo para siswanya. Mereka menuntut agar sang guru dikeluarkan dari sekolah.
Kejadian inih berlangsung hari kamis (6/3). Saat ituh ditulis disitus itu bahwa ratusan siswa keluar kelas saat pelajaran berlangsung dan berunjuk rasa di lapangan upacara. Dengan bermodalkan poster mereka menuntut salah satu guru yang jugax asisten wakasek kesiswaan untuk dikeluarkan dari sekolah.
Para pendemo menilai bahwa sang guru tersebut sering memukul dan menendang dengan alasan tata tertib. Sang guru jugax dikatakan sering menyita HP sang murid dan seminggu baru di kembalikan. Selain itu sang guru jugax di tuduh “ada main” dengan salah satu siswanya yang jugax menjabat sebagai ketua osis.Menanggapi tuntutan para siswanya itu, Kepala SMAN 3 Drs Sri Lahir MPd berjanji akan menindaklanjuti. Namun dia meminta kepada ratusan siswa itu untuk menyampaikan aspirasi dengan baik, tanpa harus berunjuk rasa. Sri Lahir pun meminta pada perwakilan siswa-siswi dari kelas X, XI dan XII untuk menyampaikan unek-uneknya.
Berita inih sampai menyebar dan termuat dalam media cetak dan elektronik. Beberapa hari kemudian klarifikasi tersebut pun keluar. Sang kepala sekolah mengatakan bahwa oknum guru tersebut tidak terbukti melakukan tindak kekerasan seperti yang telah mereka tuduhkan.
Putri, sang ketua osis yang dituduh “ada maen” dengan gurunya, menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan cenderung tendensius. Tindakan tersebut telah mencemarkan nama baiknya, sang guru, dan sekolahan tentunya.
Tuduhan bahwa dia sering diajak bepergian (untuk pacaran-pen) dengan sang guru adalah tidak benar. Bahwa kalau dia bepergian ke objek wisata adalah untuk mensurvei lokasi perkemahan dan itupun dilakukan dalam satu rombongan.
Tanggapanku
Fiuh….anak jaman sekarang…..
Diajak tertib malah menolak. Hmmmmmmm…..
Demo bolehlah, asalkan itu benar dan bukan karena isu tapi fakta. Inih baru desas-desus, malah berdemo dan akhirnya ternyata tidak terbukti.
Sang guru, yach memang dia tegas. Dan dia dikenal sebagai guru yang kiler. Semua siswa segan pada beliau. Memang jadi tugasnya sebagai asisten wakasek kesiswaan untuk menjalankan tata tertib disekolah.
Dulu, waktu aku masih sekolah, setiap hari karena tugasnya, dia selalu berdiri didepan gerbang sekolah untuk memeriksa setiap siswanya yang melanggar aturan. Baik itu seragamnya yang gak bener, sepatunya yang gak item, ataupun yang telat masuk. Dan ndak pernah seperti yang dituduhkan para pendemo itu bahwa beliau sering maen pukul. Tidak, tidak pernah sekalipun. Beliau hanya menegur dan mungkin karena mimik wajahnya maka setiap siswa jadi takut.
Waktu kelas satu (sebelum akrab dengan beliau) aku pernah dikeluarkan dari kelas saat pelajaran yang beliau ampu yaitu KIMIA. Alasannya karena aku mbolos pada saat latihan pramuka yang memang ekskul pramuka wajib bagi kelas satu karena beliau adalah pembina pramuka. Ada tiga orang yang dikeluarkan dari kelas dan akhirnya kami ke warung makan (…jadi inget si JOK (ibu penjual nasi)…).
Al hasil nilai KIMIA ku dapat 5, hihihi… 😳
yang jelas emang aku gak sukak kimia 😈
Karena kejadian ituh, aku jadi penasaran dan berusaha mengikuti kegiatan pramuka. Saat ada pendaftaran anggota bantara pramuka aku pun ikut. Lambat laun beliau tahu saya dan kamipun makin akrab hingga aku dipercaya menjadi koordinator bantara. Dan lama-lama saat kenaikan tingkat jadi laksana aku jugax dipercaya jadi pradana (ketua pramuka).
Kami pun semakin akrab, dan penilaian bahwa beliau killer perlahan hilang. Dia sangat baik, mungkin terlalu baik. Istri beliau pun sangat baik. Kadang saat kami serombongan anak-anak pramuka dan osis main ke rumah beliau, oleh istrinya disuguhkan bermacam-macam makanan. Itulah yang menyebabkan kami sering maen dan berlama-lama disitu. 😳 Dua anaknya kini telah besar, yang pertama sudah SMP dan si kecil mungkin sudah SD.
Mengenai tuduhan “macarin siswa” yang gak jelas ituh dari mana, aku jadi prihatin dan geli jugax. Prihatin karena kenapa ada orang yang tega menuduh orang sebaik beliau. Dan geli karena kalok yang dituduh ituh beliau amak akuh 😯
Emangnyah eike cowok apapun….kekekekekekekeke… 😆
Jadi beginih loch…mungkin dari sekian banyak siswa, beberapa siswa atawa salah seorang siswa yang menjadi kepercayaan beliau. Mungkin dulu yang menjadi siswa kepercayaan beliau adalah aku. Dulu waktu aku maok mencalonkan diri sebagai ketua osis ditolak dengan alasan tidak memenuhi persyaratan. Lambat laun ketahuan bahwa inih karena rencana beliau agar akuh memangku jadi pradana ataw ketua pramuka. Di osis aku hanya sebagai kasi bela negara karena memang aku jugax sesuai jabatanku satunyah yaitu komandan peleton paskibra. Saat ada ekskul baru, PKS (patroli keamanan sekolah) aku jugax dipercaya sebagai ketuanyah.
Kalok ada pengiriman perwakilan sekolah aku yang berangkat. Kalok ada perkemahan kami pun survei ke lokasi bersama beliau sambil refresing. Lha trus kenapa akuh gak dituduh pacaran amak beliau yaks…?
Kalok alasan dia (sang ketua osis) perempuan dan aku laki-laki ituh jugax gak, karena waktu ituh yang survei bukan berdua tapi banyak siswa.
hiakakakakakakakaka… 😆
So? tuduhan bahwa beliau macarin siswanyah adalah omong kosong belaka.
postingan terpanjang dalam sejarah

 

wisuda dikampus bikin macet!

hari ini jalanan kampusku yang mungil macet total, banyak kendaraan yang lalu lalang. dilihat dari nomor polisinya, mereka bukan hanya dari warga semarang, banyak buangeds….sampe2 polantas diterjunkan buat nanganin kemacetan ituh…wah biasanya nggak ada tuh…maklum…kampuse ndeso…pucuk gunung :mrgreen:

hari biasa seh emang macet kalo pasa jam kuliah (jam 7 pagi) dan jam kuliah siang (jam 1). tapi ini dari tadi pagi hingga sore ini masih macet jugax, terutama diperempatan kampus…beugh…selidik punya selidik ternyata hari ini ada wisuda tahap II dikampusku…pantesan….. OOT mode ON 😆

senang dyeh rasanya perjuangan selama empat tahun membuahkan hasil   😆   kini mereka telah di wisuda dengan berbagai macam gelar masing2. rasa bangga dan haru menyelimuti mereka beserta keluarga. Emak…aku lulus….  😆  moment bahagia ituh mereka abadikan dengan berfoto bersama didepan kampus, halaman, dalam gedung…asal jangan ditoilet ajah…   :mrgreen:

mungkin setelah mereka pulang nanti dirumah akan mengadakan syukuran atas keberhasilan *sang pahlawan* bergelut dengan bangku kuliah. tapi…….bagi mereka yang telah bener2 siap setelah kelulusannya (langsung kerja) bisa agak sedikit lega, bagaimana yang belum mempunyai persiapan sama sekali?  😦  untungnya beberapa bulan ini lowongan PNS beredar tak henti2nya mencari mangsa :mrgreen: semoga saja mereka nggak nambahin jumlah pengangguran di Indonesia…   :mrgreen:

************

& just joke &

dulu guruku pernah bercerita tentang kejadian *boongan* saat wisuda. ceritanya begene:

saat upacara wisuda. sang guru besar biasanya memindahkan tali topi para wisudawan.

saat sang guru besar memindahkan tali topi, dalam hatinya berkata: ” pengangguran tambah lagi…….”

sang wisudawan pun mengangguk dan menyalami sang guru besar. sang guru berkata lagi: “slamet nganggur………”

ku buat hancur pidatonya!

Suatu kali pak Maman dipuji-puji karena beliau ini orator yang sangat ulung. Kata-katanya bisa menyihir banyak orang. Orang bisa terpengaruh dan melakukan hal-hal yang pak Maman perintahkan. O iya pak Maman ini tukang pidato pada sholat jumat alias seorang khatib. Jika sudah di mimbar orang terasa tersihir dengan kata-katanya hingga tertegun mendengarkan pidatonya. Suatu kali sang istri mendengar pujian dari orang-orang disekitarnya. Bu maman ini kemudian berkata pada semua orang: “besok akan ku buat suamiku tak bisa bicara (pidato)”

Karena setiap jumat dia harus memberikan khutbah, jauh hari sebelumnya pak Maman mampersiapkan naskah pidatonya. Hari senin ketika hendak menuliskan naskahnya, istrinya menyuruhnya membelikan sesuatu diwarung, ia pun tidak jadi menulis, setelah pulang ia lanjutkan lagi menulis, istrinya kembali menyuruhnya menggendong anaknya yang sedang menangis kejadian ini berlangsung hingga hari kamis. Kamis malam  dengan terkantu-kantuk ia menulis naskahnya.

Akhirnya jumat pagi telah tiba, naskah khutbah belum jadi. Saat sholat jumatpun tiba. Pak Maman pergi ke masjid dengan wajah lesu karena naskahnya belum jadi. Tiba saatnya dia naik keatas mimbar.

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

alhamdulilahi robil alamin asholatu wasalam ala muhamadin wa ala alihi shohbihi wasalam.

amma bakdu

…………………

………………….

…………………

amma bakdu

………………….

………………….

…………………….

amma bakdu

begitu seterusnya ia hanya mengucapkan “amma bakdu, amma bakdu” para hadirin tercengang heran melihat pak Maman gelegapan tak bisa bicara.

*fiktif*

*artikel terkait MONYONGMU

pada siapa kita bicara?

Ketika adek kita yang bayi mulai mengucapkan sebuah kata, betapa bahagianya kita. Dengan susah payah dia berusaha berkomunikasi kita lewat kata-katanya yang mungkin sulit bagi kita untuk memahami apa maksud si adek. Dan ketika maksudnya tidak tercapai, tangisanlah yang menjadi senjata berikutnya.

Itu bagi adek kita yang masih bayi, bagaimana dengan kita yang sudah bertahun-tahun mengobral kata disana-sini, berbicara ngalor ngidul nggak jelas, membual dengan janji-janji, mencaci-maki, maupun berpuisi ria pada kekasih. Tentunya kita lebih lihai dengan segala keterampilan kita untuk meluapkan kata.

Kita nggak usah repot-repot kursus berbulan2 untuk mengeluarkan banyak kata, tinggal buka mulut, ribuan kata keluar dengan sendirinya. Namun jika hanya yang keluar hanya omong kosong kita bisa saja menjadi bahan tertawaan.

Pernahkah berbicara didepan banyak orang? dalam acara diskusi, seminar, pidato pada ulang tahun, ataupun hanya melontarkan pertanyaan didepan orang banyak. Terus terang bagi saya pribadi, berbicara didepan banyak orang sudah sering saya lakukan sejak SMA karena tuntutan jabatan dalam organisasi. Namun saya merasa tidak pernah bisa melontarkan kata yang bisa dimengerti oleh pendengar. Masalahnya adalah tidak semua orang mengerti apa yang kita maksudkan pada ucapan kita.

Kadangkala kita harus menyampaikan sesuatu dengan peng-logika-an yang paling sederhana agar pendengar mengerti apa yang kita maksudkan. Apalagi saya ini calon guru yang dituntut banyak bicara didepan kelas. Mungkin tahun depan saya akan PPL disebuah sekolah untuk mengaplikasikan kemampuan saya. Untuk berbicara lugas didepan kelas saya rasa belum bisa dilakukan dengan baik.

Seseorang pernah berkata, jika kita berbicara dengan pejabat, posisikan kita sebagai pejabat begitu juga jika kita berbicara dengan seorang petani, posisikan diri kita sebagai petani agar pembicaraan kita bisa terarah, tidak miss communication.

Ada juga orang yang tidak pandai berbicara, namun ia pandai mengungkapkannya lewat tulisan, walapun banyak yang menguasai keduanya (berbicara dan menulis) namun sangat jarang. Ada juga seseorang yang harus menyusun dulu kata2yang ingin disampaikan.

bagaimana dengan anda?

amoral=generasi penerus

sepasang siswa sma ke pergok ngesex di wc balai pengembangan dan pelatihan pendidikan luar sekolah (bp3ls), kebon jeruk, rabu (6/9). mereka adalah STN (17) dan JN (15) siswa-siswi sebuah sekolah negeri di kawasan joglo raya, jakarta barat.

kedua sejoli dipergoki wawan, satpam bp3ls sedang ngesek di wc musola gedung milik pemprov DKI tersebut. mereka tertangkap sedang melakukan adegan mesum dengan hanya menggunakan pakaian atas sedang pakaian bagian bawahnya tercecer dilantai.(warta kota) diunduh dari http://www.yahoo.com

dunia pendidikan serasa “di lempar tahi”. kelakuan bejat kedua siswa sekolah tersebut telah mencoreng dunia pendidikan. namun yusen, kahumas dinas dikmenti dki jakarta mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan kedua siswa sma tersebut tidak mencerminkan semua sifat pelajar sma di jakarta melainkan hanya oknum. apapun alasannya, kejadian ini hanyalah salah satu kasus yang dapat terungkap. bisa jadi banyak kasus yang tidak diketahui khalayak.

kasus semacam ini di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya :

>selama ini pendidikan kita lebih menekankan pada pendidikan logika yang mengejar nilai daripada pendidikan tentang akhlak dan budi pekerti. akibatnya para pelajar tidak bisa mengendalikan perasaan dan emosi mereka saat mulai melihat dunia luar melalui akses yang sangat mudah. (arif rahman, pakar pendidikan)

>akses informasi yang terus berkembang dan mudah sekali diperoleh baik negatif maupun positif. jika yang diperoleh adalah informasi negatif seperti mudahnya membeli vcd porno atau menonton adegan mesum di tv maupun internet yang akhirnya kejadian di atas sering kali terjadi di sekitar kita.

>kurangnya landasan moral dan agama yang kuat.

> kurangnya perhatian dari orang tua. orang tua sekarang dengan mudahnya membiarkan anaknya melakukan aktifitas apapun yang dilakukannya tanpa adanya pengawasan apalagi pendampingan.

saya kira melalui beberapa faktor yang mungkin hanya saya kemukakan sedikit diatas, menjadi bahan pertimbangan agar generasi penerus dapat lebih bermoral dan terarah tujuan pendidikannya.