Kado di Bulan Penuh Cinta

Teruntuk dindaku tersayang, mungkin aku belum bisa memberikan semuanya untukmu. Ijinkanlah aku kali ini untuk memberikan sebuah kado di bulan yang menurutmu indah ini…Semoga aku memang benar-benar bisa memberikannya untukmu. Terima kasih engkau telah menjadikan hidup ini lebih indah dari sebelumnya. Yang jelas aku mencintaimu apapun keadaanmu.

Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Selalu bersedia bahagiakanmu
Apapun terjadi
Kujanjikan aku ada

  • Kehadiran

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.

  • Mendengarkan

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

 

  • Diam

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik

bahkan mengomeli.

  • Kebebasan

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Maknakebebasan bukanlah, ” Kau bebas berbuat semaumu.” Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

  • Keindahan

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari!

ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

  • Tanggapan Positif

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu

terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

 

  • Kesediaan Mengalah

Tidak semua masalah layak menjai bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah” Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini

  • Senyuman

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita.Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ?

Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Aku yang rela terluka
Untukmu selalu…

Iklan

25 thoughts on “Kado di Bulan Penuh Cinta

  1. @ goop
    lha sampeyang sama istrinyah gimanah? :mrgreen:
    @ missglasses
    bolehlah… :mrgreen:
    @ Nazieb
    bikin ngiri ajah 👿
    @ takochan
    nggak jugax… :mrgreen:
    *timpukin takochan*
    @ adit-nya-niez
    udah tak kasih tauk sebelum diposting :mrgreen:
    *nunggu kado adit buat niez*

  2. @ Hedwig™
    senyum memang lebih mudah tapi itu termasuk kado paling indah loch… :mrgreen:
    @ deethalsya
    hehehehehehehehe… :mrgreen:
    iya ituh nyang bercetak biru reff nyah lagunyah once…. 😀

  3. @ arul
    memang senyum ituh lebih gampang namun terkadang kita sendiri mempersulit ituh.. 😦
    @ Goenawan Lee
    weks…met ultah dyeh buat yang mu…
    @ raddtuww tebbu
    lagi berusaha memberikan sepenuh hati :mrgreen:

  4. @ Ade
    makasih ade…moga dikau jugax adapat kado spesial dari orang yang spesial 😀
    @ ina
    minta gih amak yayangmu 😆
    @ maxbreaker
    ya syukurlah biar dia bisa lebih taat lagi ibadahnya, betul? :mrgreen:
    @ cK
    katanya sich ini bulan penuh romantisme yaks… :mrgreen:
    *emang ultah*
    *kasih coklat ajah yaks…kamuh khan suka coklat* 😀
    @ sarah
    lha antox homok dikemanain… :mrgreen:
    *ditimpuk antox*
    @ cempluk
    hehehehehehehehehe palentin mangsih lama yaks… 🙄

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s